Charging
Saya akan menceritakan sedikit pengalaman dalam berorganisasi
ketika saya SMA saja. Karena saat ini saya menjadi mahasiswa yang pasif dalam
keorganisasian. Dari sejak SMP sampai sekarang pasif itu melekat pada diri
saya, tak heran jika sampai saat ini saya tidak banyak pengalaman dan teman.
Namun, saat SMA saya tergerak hatinya untuk mengikuti salah satu organisasi.
Hidayah itu muncul pada sosok organisasi dunia akhirat. Ya,
kalian pasti tahu istilah rohis di sekolah dulu, nah organisasi di sekolah saya
dulu dinamakan Ikatan Remaja Mesjid, tepatnya Ikatan Remaja Mesjid Al-Kautsar.
Tidak ada yang istimewa dan keren pada organisasi ini, biasa saja seperti organisasi
rohis sekolah lainnya. Dibungkus dengan lebel islami, tentu organisasi ini
diisi dengan orang-orang alim didalamnya. Para guru dan pembimbing serta
kaka-kaka alumni dan istilah guru ngaji pun sudah expert di bidang
keislamannya.
Berbanding
terbalik dengan saya yang masih jauh dari kata peremuan muslimah yang
seharusnya tau batasan-batasan aurat yang benar dan syar’i dalam pakaiannya.
Ya, hanya saja saya berkeinginan untuk merubah sedikitlah dari kebiasaan buruk
menjadi baik. Itu mungkin salah satu minat saya ikut organisasi tersebut. Solve
in the problem? Tentu saya dapatkan. Itu balik lagi pada masing-masing
individu, kita tahu dalam berorganisasi itu ada masa-masa seleksi alam. Nah,
saya yang termasuk akan terseleksi karena terkadang saya merasa sudah nyaman
pada zona ini, tapi harus pergi melawan zona-zona tidak nyaman itu. Ya, rapat,
liqo (ngaji+ dapat ceramah lah). Dalam perkumpulan seperti itu, hati saya
tergerak dalam merenungi keadaan saya, yap keadaan dimana hamba dan Tuhannya terasa
jauh. Sharing dan solusi yang tentunya bersumber pada Al-Quran dan Hadits. Saya
mengakui, itu semua keren. Karena saja saya tidak pernah mengetahui semua itu,
saya buta ilmu dan buta hati.
Organisasi
pasti berinteraksi dong, iya berkomunikasi dengan orang-orang. Saya pasif
bergerak, berorganisasi, dan pasif ngobrol saya akui itu dengan jelas. Tapi,
saat berorganisai tidak berinteraksi, mending tidur aja. Ya, walaupun saya
tidak aktif banget lah ya, tapi ada ngobrol nya sama yang disampig saya
misalnya. Nanya kalo ga ngerti sama yang saya kenal, dan mencoba interaksi
intensif bersama mentor pengajian itu, yah menyenangkan. Ya, menyenangkan jika
berteman dengan orang-orang baik. Apa yang diucapkan ada manfaatnya, tidak
seperti saya yang hanya berucap sia-sia.
Setelah
berinteraksi sudah ada dalam poin-poin sebuah komunitas atau organisasi.
Berikutnya adalah organisai pasti melakukan kegiatan. Kegiatan sesuatu yang
membuat kita tidak berdiam saja, aktif tidak pasif. Alhamdulillah saya lumayan
aktif awal-awal haha.. Kegiatan yang nyambung dengan organisasi saya ini adalah……
tahu kan lah ya, selain yang ngaji dan ikut dengerin tausiyah atau ceramah?
Seperti kegiatan menyembelih qurban, bukber, temu alumni, maulid nabi, dan program kerja lainnya seperti, kegiatan
lomba-lomba nasyid, MTQ, kaligrafi, puisi, eadzan dll untuk tingkat MTs/SMP
sederajat se-Priangan Timur. Dengan harapan dan goals menjadikan manusia yang
bertaqwa.
Menyenangkan,
minder, dibuat mikir, keren, semua itu didapat disini. Di oragnisasi yang jadi
bahan olokan orang karena selalu dianggap alim dan soleh serta solehah, padahal
anggota seperti saya saja mungkin lebih buruk dari mereka. Karena memang menilai
orang dari cover dulu itu benar kebanyakan adanya seperti itu. Alhamdulillah,
disini saya menemukan teman-teman yang baik soleh dan solehah. Dibalik cerita
masa lalu mereka yang berbeda-beda. Asyik menjadi bagian dari keluarga yang
meyakinkan kita untuk terus berusaha berbuat baik terhadap diri kita sendiri
dan orang di sekitar kita.
Ibaratkan
gadget atau handphone yang akan mati jika baterainya habis, maka harus di charge. Saya juga perlu
men-charging iman saya. Iman manusia naik –turun , dan media organisasi ini menyediakan
pen-chargingnya. Ilmu yang didapat dari tausyiah rutin ini, bermanfaat. Saya
merasakannya, karena rohani juga perlu dikasih makan. Terimakasih, sudah ikhlas
men-charging iman saya.
Beberapa dokumentasi :


Tidak ada komentar:
Posting Komentar