Sebagian
besar orang-orang diluar sana pasti sudah mengetahui atau bahkan belum
mengetahui adanya kampung naga? Yap, Kampung Naga di Tasikmalaya itu merupakan
salah satu kampung yang masih mempertahankan adat, tradisi leluhur mereka.
Keunikan itulah yang menarik perhatian para wisatawan yang mengunjungi kota
anyaman Tasikmalaya tersebut.
Tapi,
sekarang saya tidak akan membahas tentang kampung naga yang berdomisilinya
tetanggaan dengan daerah kelahiran saya Ciamis. Kampung Adat Kuta
merupakan sebuah dusun adat yang masih bertahan hingga saat ini yang terletak
di Desa Karangpaningal, Kecamatan Tambaksari, Kab.Ciamis, Jawa Barat. Kampung
adat ini dihuni oleh masyarakat yang masih dilandasi kearifan lokal, dengan
memegang budaya pamali atau pantangan, pantangan ini untuk menjaga keseimbangan
alam dan terpeliharanya tatanan hidup bermasyarakat di kampung ini. Salah satu
yang paling menonjol yakni dalam hal pelestarian hutan, yaitu mempertahankan
kelestarian mata air agar tidak rusak dan pohon aren untuk sumber kehidupan
bagi mereka. (http://www.kitasatu.com/2016/01/tempat-wisata-di-ciamis_8.html
).
(sumber : www.google.com )
Salah satu
yang saya kagumi dari Kampung Kuta ini, adalah masih mempertahankan kearifan lokal.
Dimana semua kegiatannya, masyarakatnya masih mementingkan alam. Kata orang
setempat di kampong Kuta itu apa-apa pamali atau banyak pantangan-pantangannya.
Yang mana itu semua diyakini masyarakat sebagai hal yang harus dipatuhi. Semua
pantangan yang menjadi aturan di Kampung tersebut, memberikan makna yang sangat
penting untuk kelangsungan hidup dan keseimbangan alam. Untuk itu, kita sebagai
manusia yang hidup di zaman modern, dapat mengambil pelajaran berharga dari
semua kehidupan yang dijalani oleh para masyarakat Kampung Kuta.
(sumber : www.google.com )



Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.
BalasHapusada ular naganya ?
BalasHapus